Sunday, December 29, 2013

Cerpen : "Masak ... Masak Sendiri ..."

Follow Twitter : @thechibies

Pagi-pagi di basecamp Chibi, suara alarm membangunkan Cherly. Lalu perutnya keroncongan.

Cherly : "Laper nih, tapi ... mandi dulu ah".

Cherly pun berjalan ke kamar mandi yang ada di lantai bawah.

Setelah 30 menit menghabiskan waktunya di kamar mandi, ia pun berganti pakaian. Setelah selesai ia merasakan suasana basecamp Chibi terasa sepi. Ia pun mencari anggota Chibi yang lain. ia pun langsung mencari-cari mereka di setiap kamar, di atas balkon, di halaman, dan ruangan-ruangan lainnya, namun hasilnya, tak ada member Chibi yang lain. kecuali Devi, yang baru saja bangun tidur ketika Cherly mendatangi kamarnya.



Cherly : "Ka, baru bangun?"
Devi : "Ya nih Cher," (lalu menguap)
Cherly :"Ka Devi, kemana teman-teman yang lain? "Tadi saya cari ke setiap kamar, gak ada..."
Devi : "Oh... "Mereka langsung pulang ke rumahnya."
Cherly : (kaget) "Hah... gue kira mereka bakal ikut bobo di sini juga ..."
Devi : "Cher, aku mandi dulu ya," (sambil mengambil handuk)
Cherly : (meraih tangan Devi) "Ka... gue mau minta tolong bentar"
Devi : "Apa sih Cher?" (agak kesal)
Cherly : "Gue laper nih ..."
Devi : "Lapar ? makan lah Cher... "
Cherly : "Haha" (agak sebal) " Gue juga tau kali ka... Maksud gue bikinin gue makanan ka"
Devi : "Bikin aja sendiri..." (makin sebal) "Aku mau mandi nih "
Cherly: " Please ka Devi, gue laper banget nih " (muka memelas nahan lapar)

Devi pun mengabaikan Cherly dan masuk ke kamar mandi. Cherly pun kesal sambil menahan perutnya yang lapar ... ia pun terpaksa menanti Devi keluar kamar mandi dan berpakaian.

Cherly : (mendatangi Devi) "Ka Devi, sekarang tolong bikinin Cherly makanan ya, please.."
Devi : "Maaf, ga bisa Cher,"
Cherly : "Loh kenapa? ayo lah ka dev, please... bentar doang..."
Devi : "Tetep ga bisa Cherly, aku harus cepet-cepet ke kantor penerbit dulu mau submit cerpenku"
Cherly : "Tapi ..."
Devi : "Cherly !" (marah) "Kamu kan udah gede, kalau mau makan ya tinggal masak aja! tuh banyak telor, nugget sama sosis di kulkas, tinggal goreng. ada mie di lemari tinggal rebus. Ga mau masak, ya beli makanan diluar. gampang kan?"
Cherly : " Ayolah ka, gue lagi males cari makan diluar, lagian gue bosen sama makanan yg diluar" (terus merayu Devi) " Dan masalahnya juga ... (terdiam sebentar) hehehe ... gue gak bisa masak ka ..." (dengan nada sedikit malu)
Devi : "Hadeuhh... itu sih derita lo aja Cher. Ya udah, sorry ya aku harus ke kantor penerbit sekarang, hampir telat nih... "

Devi yang terlanjur kesal pun langsung memakai sepatu dan langsung pergi meninggalkan Cherly.

Cherly : "Ka Devi ... ka Devi..."

Cherly pun mengejar Devi sampai halaman. namun Devi tetap saja pergi. Ia pun kesal dan menendang tong sampah di halaman. Namun kemudian ia mengerang kesakitan karena tong yang ditendang itu tong besi.

Merasa kesepian, Cherly mencoba menelpon member Chibi yang lain supaya datang ke basecamp, namun tak ada yang mau pergi ke sana karena mereka sibuk dengan urusan yang lain. Cherly pun semakin kesal. Ia pun lalu menghabiskan waktunya dengan menonton TV diruang utama.

Menjelang siang, Cherly merasakan rasa lapar yang luar biasa, ia pun sudah tak tahan lagi. Lalu ia bergegas lari ke dapur. Ia menyadari bahwa dirinya tak bisa memasak, bahkan menyentuh perabot dapur pun tak pernah. Namun karena rasa laparnya yang menjadi-jadi. ia pun akhirnya mencoba memasak.

Cherly : "Haduhhh... Gini nih kalau gak ada member Chibi yang lain di basecamp, mau makan aja susah. biasanya Wenda yang suka bikinin makan..." (sambil nahan lapar)
Cherly : " Yaudah deh, masak aja... meskipun gue sebenernya gak bisa masak..." (pasrah)

Ia lalu mengambil beberapa potong sosis dari kulkas. Kemudian ia mengambil teflon dan memanaskan minyak goreng. Setelah itu ia bengong, karena ia belum pernah menggoreng sebelumnya. Ia pun mencoba memasukkan sepotong sosis ke teflon tersebut. tapi dengan rasa takut panas ia malah menjatuhkan sosis itu dari atas, sehingga ketika sosis masuk teflon, minyak yang panas itu tiba-tiba muncrat.

Cherly : " Aaaah " (kaget)

Tidak hanya kaget, tangan kiri Cherly pun terkena percikan minyak panas, ia pun mengerang kesakitan. Ia lalu mencuci tangannya dengan air, namun malah semakin sakit dan perih.

Tapi Cherly lanjut memasak walau tangan kirinya mengalami luka bakar. ia pun memperbaiki gerakannya. Dengan hati hati Cherly memasukkan sosis yang lain ke teflon. hasilnya tidak seperti yang pertama. minyak tidak muncrat. walau jarinya mengalami sedikit panas karena uap minyak goreng.

Setelah itu sambil menahan perih ia membolak balikan sosis yang digoreng tersebut sodet. Ia lalu mengambil plester dan menempelkannya ke tangannya yang luka bakar. Setelah itu ia pun bengong bagaimana meniriskan sosis yang telah digoreng dari teflon. Tanpa disadari, karena kelamaan bengong. Sosis yang digorengnya gosong, karena api di kompor terlalu besar.

Cherly : (segera sadar) "Oh no ... Gosooooong..."(muka sedih)

Tanpa ragu ia mengambil piring dan menuangkan sosis beserta minyaknya dari teflon ke piring tersebut.

Cherly : "Aduh, minyaknya gimana nih," (panik)

Ia pun mengambil garpu dan piring baru lalu memindahkan sosis gosong itu. dan kemudian membuang minyaknya ke wastafel.

Cherly : (memandang sosis gosong buatannya) "Masak masak sendiri ... makan makan sendiri ... bikin sosis sendiri... eh sosisnya gosong." (sambil bernyanyi, ekspresi sedih)

Meskipun sosis buatannya gosong, rasa lapar membuat Cherly tetap melahap sosis buatannya.

Cherly : "Akhirnya jadi juga sosis goreng buatan Chef Cherly.... hehehe... (berusaha menghibur diri) Gosong sih... tapi biarin ah. Kalau lapar gak bisa ditahan .... Selamat makan" (sambil mengambil sosis yang masih hangat, lalu melahapnya)

Akhirnya, Cherly pun menghabiskan sosis "gosong" buatannya sendiri, berbekal kenekatannya memasak meskipun ia sama sekali belum pernah memasak. perutnya pun kenyang, ia lalu lanjut nonton TV hingga tengah hari.

Selesai

2 comments:

  1. Ini hanya sekedar cerita atau diambil dari kisah nyata ya? Hehe :D

    ReplyDelete