Monday, January 6, 2014

The Chibies : Story 01 - Awal

Follow Twitter Kami : @thechibies

*Prolog 1*

Di SMA Merpati Putih, ada dua geng putri yang selalu berseteru. Yaitu geng Cherry dan geng Belle. kedua geng tersebut mewakili status sosial anggotanya. Geng Cherry mewakili siswi yang miskin dan teraniaya, Sementara Geng Belle mewakili siswi yang kaya dan hobinya pesta serta menindas si miskin.


Kedua geng tersebut telah lama bermusuhan sejak Masa Orientasi Sekolah. Selama MOS, Cherly sebagai ketua panitia MOS dari kalangan putri sering menghukum Auryn, salah satu siswi baru. Cherly bahkan tak segan melakukan kontak fisik hingga Auryn tak berdaya.. tak tahan melihat Auryn tersiksa, Gigi muncul untuk membela Auryn. Gigi bahkan tak segan menantang panitia MOS berkelahi, yaitu Cherly, Angel dan Christy. Namun Gigi memenangkan perkelahian itu meski dikeroyok 3 orang.

Akan tetapi Cherly menyuruh pantia lain untuk menyerang Gigi. Gigi kemudian di kepung dan di keroyok . Beruntung ada Rion dan Riri, panitia MOS yang menghentikan pengeroyokan, sehingga Gigi selamat, meski mengalami banyak luka memar di wajah dan badannya. sepulangnya dari acara MOS, Gigi berkenalan dengan Auryn.

Cherly pun menuntut balas. Saat MOS berakhir, tepatnya ketika siswa/siswi mulai belajar efektif, Cherly dan kawan-kawannya yang tergabung dalam geng Belle selalu mengerjai Gigi dan Auryn.

Mulai dari Auryn yang disiram air kotor ketika masuk toilet oleh Angel, Di lain hari, Auryn terpeleset di tangga sekolah hingga kepalanya berdarah akibat ulah Felly yang buang kulit pisang di tangga.

Sementara itu Gigi pernah jadi korban kejahilan geng Belle yaitu ketika ia mencuci muka di wastafel toilet tiba-tiba kepalanya dibenturkan ke cermin oleh Cherly. Dan terakhir, Gigi yang difitnah telah mencuri handphone teman sekelasnya, padahal itu perbuatan Christy yang masuk ke kelas dimana Gigi belajar dan memasukkan handphone yang tergeletak di salah satu meja ke dalam tas Gigi.

Akibat perbuatan itu Gurupun menghukum Gigi dengan skorsing selama seminggu. dan orang tuanya disuruh menghadap wali kelas dan kepala sekolah.

Karena mengalami nasib yang sama, Auryn dan Gigi akhirnya berteman akrab. Lalu mereka berdua beraliansi membentuk geng kecil bernama Cherry. Gigi pun mempropaganda anak-anak putri yang pernah ditindas oleh Cherly untuk bergabung dengan geng yang dibuatnya.

Disuatu malam, Geng Cherry diajak Geng Belle untuk battle dance untuk menunjukkan siapa yang berhak berkuasa. Battle Dance semula berjalan seru karena masing-masing anggota memperagakan gerakan terbaik mereka. Namun Battle dance itu berakhir dengan kerusuhan karena Cherly tak mau menerima kekalahan.

Situasi berubah ketika Cherly dan Geng Belle menginjak kelas 3 dan Gigi dan Auryn naik ke kelas 2. Cherly, ketua geng Belle diterpa masalah. Keluarga Cherly yang semula kaya tiba-tiba jatuh miskin karena perusahaan yang dipegang Ayah Cherly bangkrut. Hal tersebut berimbas kepada solidaritas geng Belle.

Semula Geng Belle memiliki 4 anggota utama : Cherly, Christy, Angel dan Felly. dan anggota lainnya yang semua berjumlah 24 orang. Satu persatu, anggota geng Belle keluar. Termasuk di kalangan anggota utamanya. Felly dan Christy. Keduanya meninggalkan geng Belle karena mengetahui bahwa keluarga Cherly jatuh miskin. Alhasil hanya Angel yang setia bersama Cherly di geng Belle.

Cherly dijauhi teman-temannya. Lalu Cherly menangis sedih dan mulai menyadari perilaku kasar dan melampaui batas yang sering dilakukannya.pada teman-teman SMA Merpati Putih. Ia bersama Angel mendatangi Geng Cherry untuk meminta maaf. namun tak digubris.

Tapi Cherly tak patah arang. Cherly dan Angel terus mendatangi dan membujuk geng Cherry untuk memaafkan mereka berdua. Akhirnya Gigi, Auryn dan geng Cherry luluh juga hatinya untuk memaafkan Cherly dan Angel.

Kemudian Angel dan Cherly membuat kesepakatan bersama Gigi dan Auryn untuk bersahabat dan membuat geng baru, yang sesungguhnya merupakan gabungan dari Geng Cherry dan Belle. Dan lahirlah geng Cherrybelle.

Setelah keluar dari geng Belle, Felly dan Christy jarang sekali bertemu dengan Angel dan Cherly. Lalu mereka membentuk Duo yang bernama "Twister"

Satu waktu Twister bertemu geng Cherrybelle. Twister kaget, melihat mantan pemimpin geng Belle bersama geng Cherry yang sebelumnya menjadi musuhnya. Yang lebih mencengangkan lagi, Cherly yang biasanya kasar dan suka teriak-teriak, menjadi lebih sopan. Cherly membujuk Twister untuk berbaikan dengan Gigi dan Auryn dan ikut geng Cherrybelle. Christy menyambut baik bujukan Cherly. sementara Felly menolak. Namun beberapa hari kemudian Felly terpaksa ikut bergabung dengan Cherrybelle karena ia tak punya teman yang selalu bersamanya seperti Christy.

*Prolog 2*

Di tempat lain, Anisa bertemu Devi dan Wenda di taman kota. Seiring berjalannya waktu, Interaksi yang semakin intens membuat Anisa bersama Devi dan Wenda bersahabat dan membentuk geng "The Galleries". Mereka suka berkumpul di Galeri yang ada di dalam rumah Wenda. The Galleries dibentuk karena mereka sama-sama menyukai seni.

Pada awalnya mereka hanya bertiga, tapi kemudian bergabung 2 orang, yaitu Rere dan Eugene. Mereka berlima masing-masing menuangkan ekspresinya menjadi sebuah karya seni. Anisa dan Rere menyukai seni patung, Wenda dan Eugene menyenangi lukisan dan Devi menggemari musik gitar akustik.

Ketika pertama kali bergabung The Galleries, Anisa dan Wenda musuhan. Wenda terkejut ternyata Anisa orangnya manja, Ia selalu menyuruh orang lain, bahkan hanya untuk mengambil air minum. Selain itu ia suka membiarkan barang-barangnya berantakan di galeri, sehingga Wenda harus turun tangan membereskannya. Sebaliknya Anisa juga menilai Wenda sosok yang judes dan menyebalkan, karena ketika Anisa ingin berbicara, Wenda seringkali mengabaikannya. kalaupun dijawab, seperlunya saja dan nadanya ketus.

Menanggapi hal itu, Devi kemudian membuat aturan supaya Wenda dan Anisa saling menerima sifat mereka masing-masing. Perlahan, Anisa mulai mandiri dan terbiasa membereskan barang-barangnya. Sementara Wenda pun berubah menjadi sedikit lebih ramah kepada Anisa ketika bicara.

Berbeda dengan geng-geng lain yang hobinya pesta, main-main, membuat kerusakan dan mencari keonaran, The Galleries menjelma menjadi geng yang berprestasi. Setiap ada pameran, Lukisan karya Wenda dan Eugene selalu laku diburu kolektor. Anisa bersama Rere membuat patung master piece berbentuk sepasang kucing berwarna hitam yang saling berhadapan. Sempat tak akan dijual, namun akhirnya dijual juga karena kolektor berani menebusnya dengan harga fantastis. Sementara itu Devi, sering mendapat tawaran manggung di beberapa event dengan lantunan musik gitar akustiknya.

Tak hanya prestasi, The Galleries juga selalu bersifat santun kepada orang-orang. Ketika mereka mendapat rezeki lebih, Mereka tak sungkan memberikan sumbangan. Ditambah lagi, mereka telaten dan sabar menghadapi teman-teman yang ingin belajar seni kepada mereka.

Prestasi dan Popularitas The Galleries akhirnya terdengar juga ke telinga Cherrybelle. Bahkan Felly dan Christy begitu menyukai karya mereka. Christy menyukai lukisan, sementara Felly tertarik pada seni patungnya. Geng Cherrybelle penasaran, apa yang membuat The Galleries begitu baik dan berprestasi...

1 comment: